Tips sukses mengukur kinerja salesman

Semua orang pasti ingin sukses, dan untuk sukses tentunya ada beberapa tahapan yang harus dilalui seperti menentukan tujuan, menentukan tindakan untuk mencapai tujuan tersebut serta melakukan evaluasi tentang hasil yang sudah dicapai.
Hal Yang sama juga tentunya berlaku buat salesman baik salesman yang bekerja pada suatu perusahaan maupun salesman yang bekerja sendiri, kita butuh evaluasi atas setiap pekerjaan yang kita lakukan agar langkah kita tetap searah ke tujuan yang kita inginkan.
Berdasarkan pengalaman saya dalam bekerja pada beberapa perusahaan distribusi maka yang biasanya dipakai dalam mengukur kinerja salesman adalah sebagai berikut :

1. Actual Call / Kunjungan yang dilakukan
Setiap salesman itu memiliki area penjualan dan toko kan dan kemudian untuk menentukan jumlah kunjungan salesman per harinya toko - toko tersebut dibagi dengan hari kerja dan disesuaikan dengan karakteristik tiap toko tersebut.
Untuk mencapai hasil penjualan yang optimal, salesman wajib mengunjungi semua toko ini apapun ceritanya karena setiap kunjungan inilah yang akan menghasilkan penjualan bagi salesman tersebut.
Ada beberapa pendekatan yang digunakan dalam proses kunjungan ini agar bisa tercapai hasil 100%, bisa memulai dengan toko terjauh dari kantor salesman sampai dengan menyesuaikan dengan jam sibuknya si toko.

2. Effektif Call
Effektif call adalah toko yang melakukan transaksi. Idealnya pasti adlaha semua toko yang dikunjungi melakukan transaksi dengan jumlah besar kan? akan tetapi tentunya hal ini tidaklah mudah banyak tantangan untuk membuat sebuah toko ini efektif mulai dari stok yang masih banyak sampai dengan tidak ada yang memutuskan untuk melakukan pembelian.
Untuk mengatasi masalah ini dibutuhkan bukan saja kemampuan negosiasi dan interpersonal tetapi juga penguasaan salesman atas tiap toko tersebut karena percuma saja salesman bisa mempengaruhi pembeli akan tetapi jika stok menumpuk maka si pembeli pasti tidak akan melakukan transaksi

3. Jenis Barang yang terjual
Kepinginnya semua salesman itu bisa menjual semua lini produknya pada jumlah yang banyak akan tetapi di lain pihak si pembeli pasti hanya akan membeli produk yang laku di pasar atau turnovernya cepat.
Untuk sukses dalam hal ini sarankan si pembeli untuk membeli barang yang turnovernya lambat dalam jumlah unit yang kecil serta berikan jaminan bahwa jika memang barang tersebut tidak laku dapat dikembalikan kepada salesman sehingga pembeli merasa nyaman dengan pembelian tersebut, akan tetapi minta bantuan kepada pembeli untuk memajang produk tersebut pada tempat yang gampang terlihat dan bantuin promosiin sama konsumennya.

Tiga hal di atas biasanya yang digunakan untuk mengukur kinerja salesman karena kalau kita fokus pada proses maka ketiga hal diatas cukup untuk drive sales, intinya jika angka persentase untuk actual call dan efektif call sudah tinggi dan disertai dengan pembelian jumlah unit barang yang besar maka bisa dipastikan sales akan mengikuti. Hal ini juga bisa menghindari ketergantungan salesman kepada toko besar saja.



No comments: